Dikerjain Motor Kesayangan. Asem tenan…


Hampir setiap pagi saya bertugas mengantar adik yang sekolah di Cibinong. Dan biasanya saya memilih menggunakan NMP dibanding mbah Bravo untuk menjalankan tugas ini. Tidak ada kendala berarti selama saya menunggangi NMP, sampai suatu ketika negara api menyerang saya dikerjain habis-habisan oleh motor seberat 132kg ini…

Hati-hati… Indikator bensin bisa menipu…”]image

Berangkat dari rumah pukul 06:05 pagi, saya pun menyalakan mesin NMP dan display di panel indikator menunjukan bensin masih tersisa 2 bar. Yah cukuplah… Saya kemudian langsung tancap gas mengantar adik ke sekolahnya.

Di tengah perjalanan indikator turun menjadi 1 bar. Walah, mesti ngisi nih… Berdasarkan pengalaman sebelumnya, indikator bensin 1 bar masih cukup untuk pulang-pergi Bojong-Depok, dan saya memutuskan untuk mengantar adik terlebih dahulu dan mengisi bensin saat pulangnya saja.

Sialnya… Si NMP mendadak mbrebet… Dan hilang tenaga begitu saja seperti kehabisan bensin. Walhasil saya pun menepi, dan adik saya terpaksa naik angkutan umum. Dan apesnya lagi, ternyata sejak awal keran bensin NMP sudah berada di posisi RES alias udah pake cadangan. Otomatis nggak ada bensin tersisa… Walah… Mana pom bensin masih +- 1km pula. Asemmm… Saya terpaksa ndorong NMP… Jujur saja, lebih baik ndorong motor bebek kemana-mana dibanding motor batangan. Sebagai perbandingan: Suzuki Bravo bobotnya hanya 90kg, sedangkan NMP 132kg. Dahsyatttt…

Untung saja ada bapak-bapak dermawan yang dengan sukarela menepi dan menawarkan ‘dorong gratis’. Wahh… Alhamdulillah… Meskipun penampilan dan tunggangannya sederhana, namun bapak-bapak yang satu ini ternyata berhati mulia. +-50meter sebelum pombensin, saya pun mengacungkan jempol dan berterimakasih kepada beliau. Salut deh…

Back to the laptop. Setelah berhasil mengisi bensin, si NMP pun nyala lagi… Woohhh… Djaran! Dan begitu sampai di rumah saya langsung mengambil manual book NMP untuk membaca ulang tata cara pengoperasian keran bensin..

image

Manual Book NMP

Meskipun memang kesalahannya ada pada faktor human error a.k.a kesalahan saya sendiri. Tapi ada satu hal yang saya nggak habis pikir, kok bisa-bisanya indikator bensin turun dari 2 bar ke 1 bar lalu habis dalam tempo yang sangaaaat singkat. Hm…aaaa… Yasudahlah.. Sekarang saya tidak percaya lagi kepada indikator bensin, karena itu syirik, dan syirik itu dosa!. Saya hanya percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa :b ehehe~

*kisah nyata seorang pengguna NMP pada 14 November 2012, TKP ada di jalan Tegar Beriman

About these ads

36 thoughts on “Dikerjain Motor Kesayangan. Asem tenan…

  1. kebanyakan indikator bensin itu ga jujur,, isi 3/4 tangki, indikator sudah menunjukkan full. Makanya saya selalu isi lg kalau indikator udah menunjukkan 1/2 lngsung isi full lg, buat jaga2 aja sih

  2. Jangankan indikator digital (yang notabene pake bar – bar’an), yang analog aja kadang juga aneh mas. Z1 ane juga dari 3/4, tiba – tiba cepet banget turunnya jadi 1/2. *harus waspada & jangan terlalu percaya euy :)

  3. punya ane juga. kalo diisi full indikator fuel normal, setelah berkutang 4 literan psti error (indikator bar naik turun mirip indikator equalizer ) nanti normal lagi bila tinggal 1 ato 2 bar….dulu gara2 ganti lampu sein led, pas ujan embun lalu konslet (corsluiting=ribet). sampai sekarang kaya gitu. jadi normal kalo tangki full dan mau abis :) tapi lucu naik turun…ada yg alami serupa gak?

  4. ini dari pengalamanku boss…
    motor NMP itu kalo lagi diparkir (bisanya pagi hari mau diangetin) itu begitu kontak di on indikator bensin langsung menunjukkan kalo bensin itu masih banyak… biasanya kalo kemaren malem tinggal 2 strip, maka akan jadi 3 atau 4 strip sinyalnya… tapi setelah dipake jalan… maka di strip akan berkurang juga menjadi 2 misalnya…
    nah setelah ketemu jalan yg menurun… itu indikator jadi tambah lagi… dan setelah jalan rata jadi 3 strip atau 4 strip lagi bro…

    itu mungkin alasan mas bro daivan “ketipu” ma indikator… (btw dah gajian lom om :D)

    http://kphmph.wordpress.com/2012/11/14/tipe-tipe-frame-rangka-sepeda-motor/

    • mungkin juga sih –” takutnya ada kerusakan di sensor bahan bakar di tangki, soalnya sempet juga ngisi fulltank sampe luber tapi di display masih sisa 1 bar –” padahal dh hampir luber itu
      wahah :b belom mas, masih bergantung pada 5 lembar merah yang dikasih tiap bulan dari ortu :b

  5. dorong pulsar lebih males lagi…150kg berat kosong… –”
    indikator bensin ngaco juga uda biasa…patokan biasanya pake odometer.. :)

  6. indikator itu bisa bisa presisi klo tangki bensin bentuk kotak seperti punya mobil, klo punya motor kan volume atas dan bawah beda. sedangkan yang diukur itu kedalaman bensin dari dasar ke permukaan bensin

  7. Beli Viar Lebih Untung…!!
    Analogi perbandingan harga jual kembali motor Viar dibandingkan dengan motor pabrikan lain

    Membeli Viar adalah Investasi yang sangat tepat..!!,tidak percaya?,mari kita hitung hitungan

    Beli Motor Viar Star Z,Harga OTR = Rp.8.200.000,setelah dipakai 3 Tahun,harga Jual kembali dapat mencapai 5,5 juta,harga terendah 4,5 juta,kita ambil yang kerugian terbesar menjadi kerugian yg diderita adalah 4,5juta

    bandingkan dengan apabila Anda mengambil Investasi motor pabrikan merk lain
    harga OTR nya Rp.15.500.000,setelah dipakai 3 Tahun Harga Yang diterima Showroom Motor Bekas paling tinggi adalah Rp 9 juta,kalau kondisi motor tersebut kurang baik bisa saja hanya dihargai Rp 7 juta,maklum harga part orisinil motor ini tergolong mahal

    Kerugian Investasi = Rp. 15.500.000 – Rp. 8.000.000 = Rp. 7.000.000

    dari sini jelas sekali bukan lebih besar mana kerugian yg diderita oleh konsumen akibat depresiasi harga jual motor..!??

    apabila kondisi itu diterapkan ke Motor Viar Star Z yg OTR nya hanya Rp 8.200.000 maka Motor Viar hanya dihargai Rp 1.200.000,tentu sangat tidak logis dan tidak masuk akal sebuah motor hanya dihargai dengah harga seperti itu,Konsumen pun berhak marah apabila motor nya ditawar oleh showroom dgn harga 1,2 juta saja…!,tentu keadaan tsb tidak logis diterapkan untuk motor Viar

    belum ditambah kerugian akibat borosnya penggunaan BBM,penggunaan BBM motor ini 3x lipat lebih boros dibanding motor Viar,maklum Motor ini memiliki cc diatas 120 ,apabila Anda mengisi Bensin motor Viar Rp 20.000 per minggu / Rp 80.000 per bulan,maka anda harus mengeluarkan Rp 240.000 perbulan,kerugian bertambah menjadi Rp 160.000 belum ditambah mahalnya Pajak Kendaraan Bermotor karena motor ini mengusung CC yg sangat tinggi

    Perincian Kerugian motor Merk lain
    Depresiasi harga Jual : Rp. 7.000.000
    Pemborosan BBM : Rp. 160.000 x 12 bulan x 3 tahun = Rp 5.760.000
    Mahalnya Pajak : Rp. 50.000 x 3 Tahun = Rp. 150.000
    Mahalnya Service & Spare Part : Rp. 250.000 x 3 Tahun = Rp. 750.000

    Kerugian = 7.000.000 + 5.760.000 + 150.000 + 750.000
    Total Kerugian Selama 3 Tahun = Rp 13.660.000
    Kerugian Perbulan = Rp. 13.660.000 / 36 bulan = Rp 379.000

    BAYANGKAN…!!!,dengan kerugian perbulan yg hampir mencapai Rp. 400.000,dengan kerugian sebesar itu anda bahkan dapat mencicil Motor Viar Star Z yg cicilannya hanya 300 ribuan per bulan

    SEGERA Tinggalkanlah motor Boros dan Tidak Ekonomis seperti itu,sudah saatnya Kita dapat berhidup Hemat namun tetap Trendy!

  8. NMP posisi Kran NMP Tungkai kran kebawah panah keatas=ON dan RESS kebalikannya
    Klo sisa 2 bar itu belum ress, tapi kalo sisa 1 bar mesin mati baru aktif in ress, itu juga motor masih bisa jalan +-60 km (posisi ress sisa bensin +- 1.9 liter) sebelum bensin benar2 habis bar yang paling bawah akan berkedip2 (pernah posisi berkedip2 saya masih bisa jalan sekitar 12 kM itu motor belum mati(bensin belum habis)____Klo posisi hampir luber tapi indikator masih kurang 1 bar untuk pull saya pernah mengalaminya ternyata pelampung didalam tengki yangkut (tidak lancar) pas di buka dibersihin pelampung ma tangkainya hingga sensor yang ada kabelnya di dalam tengki bisa normal kembali….

    pengguna NMP awal oktober 2011

Silahkan berkomentarrrr~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s