Perang Sepeda Motor Matic, Adu Akselerasi!~

Belum lama ini masyarakat disuguhkan produk terbaru dari Honda yaitu Spacy Helm-in dan Vario125. Namun tak berselang lama Yamaha membalas dengan resmi mengaspalkan Mio J dan Mio Soul GT. Dari segi desain jelas Vario125 dan Mio Soul GT lebih baik dibandingkan dengan Mio J dan Spacy. Namun bagaimana dengan performa? Yaa Mio Soul GT, Mio J maupun Spacy tidak terpaut jauh. Hanya Vario125 yang bertenaga cukup signifikan dibanding ketiganya. Vario125 lebih cocok untuk bersaing dengan Suzuki Hayate dan Yamaha Xeon di kelas yang sama.

Bicara soal performa matic, maka akselerasi adalah persoalan utama. Para pengguna matic umumnya adalah mereka yang tidak mau repot mengoper gigi dan menginginkan handling untuk selap-selip di kemacetan. Maka jangan heran bila anda kerap kali menjumpai rider matic yang ugal-ugalan di jalan ramai. Karena spesifikasi matic sangat menunjang untuk melaju lincah di keramaian kota.

Di Indonesia sendiri, saat ini ada banyak tipe Matic dari berbagai merk sepeda motor. Sebut saja Honda Beat, Yamaha Mio Sporty, Yamaha Mio J, Honda Spacy helm-in, Suzuki Hayate, Yamaha Xeon, Honda Scoopy, Yamaha Mio Fino, Suzuki SkyDrive, Yamaha Mio Soul GT, Honda Vario, Honda Vario125, Suzuki Nex, Honda PCX, dll. Performa yang ditawarkan beragam. Mulai dari yang bertenaga kecil sampai besar.

Bagi para speed-lovers, umumnya Yamaha Mio  Sporty dan Honda Beat merupakan senjata andalan. Mesin yang sudah sangat awam di kalangan para mekanik dan tersedianya banyak spare parts membuat kedua Matic ini banyak digunakan untuk modifikasi harian sampai untuk balap liar.Cara mendongkrak tenaganya pun mudah, cukup dengan membobok knalpot dan mengganti velg dengan tipe jari-jari, maka kedua Matic ini akan meluncur jauh lebih dahsyat dibandingkan dengan kondisi standart pabrikannya.

Untuk yang tidak suka modifikasi mesin namun tetap mengnginkan performa yang handal, maka Vario125, Hayate, dan Xeon adalah jawabannya. Ketiganya memiliki kapasitas mesin 125cc, cukup besar untuk kelas Matic. Dan performanya jelas lebih baik dibandingkan dengan Matic yang ber-cc lebih kecil. Umumnya Matic hanya mampu berakselerasi dengan cepat dari 0-60km/jam dan mentok di 100km/jam. Namun untuk matic ber-cc 125 ini ketiganya mampu berakselerasi dengan cepat hingga 80km/jam dan mentok di kisaran 110-120km/jam.

Tapi, bagaimana dengan fakta di lapangan? Apakah Matic ber-cc besar selalu menang melawan matic ber-cc kecil? Belum tentu! Weight to Ratio (perbandingan antara bobot kendaraan dengan tenaga yang dikeluarkan mesin) adalah faktor penting di kelas Matic! Jangan heran bila anda menemui Matic 125cc yang ngos-ngosan mengejar matic 110cc. Akselerasi Matic jelas sangat tergantung kepada Weight to Ratio yang dimiliki. Selain itu karena umumnya para Matic-Fighter suka adu kebut di jalan ramai, maka faktor tenaga bisa dikesampingkan! Asalkan mampu dan punya nyali, para Matic-Fighter bisa adu lari seperti setan di jalanan  ramai. (sangat meresahkan memang). Tapi itulah kenyataannya. Karakter Matic memang memenuhi keinginan para speed-lovers yang ingin melaju cepat dimanapun dan kapanpun.

Silahkan berkomentarrrr~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s