Uji Keakuratan Speedometer Bawaan Motor. Hm… Ini Faktanya!!!

Sore ini saya iseng mencari-cari  aplikasi pengukur kecepatan di Google Play (Android Store) menggunakan handphone. Setelah beberapa saat menimbang-nimbang dan membaca komentar-komentar untuk testimoni, akhirnya pilihan saya jatuh pada sebuah aplikasi bernama “Speedview”. Cukup beberapa menit download pun selesai. Setelah mendownload tiba-tiba terbesit keinginan untuk mengaplikasikan aplikasi tersebut sebagai komparasi dengan speedometer bawaan motor. Akhirnya setelah sholat ashar terlebih dahulu, saya pun langsung meluncur menuju Jl. Raya Tegar Beriman, Cibinong. Motor yang saya gunakan adalah Shogun SP 2009. (Nomor seri: FL125 RCMD) (Plat nomor: rahasia :b)

Sesampai disana saya pun langsung melakukan uji coba. Baru beberapa saat berjalan, jarum speedometer di motor sudah menunjuk angka 30. Bagaimana dengan yang terbaca di handphone???  ternyata 27km/jam saja. Kemudian saya mencoba menambah kecepatan, di speedometer motor pun terbaca 85km/jam. Di handphone??? 72 km/jam! Walah-walah… Piye iki??? Keakuratan speedometer si SP semakin berkurang seiring kecepatan yang semakin tinggi. Saya pun semakin penasaran. Saya pun menarik gas sampai mentok. Dengan kondisi ban yang kempes dan rantai kendor. Si SP masih mampu berlari hingga speedometernya menunjuk nyaris 100km/jam. Lalu berapakah yang terbaca di handphone? 86km/jam saja ternyata…
Karena belum puas, saya pun mencobanya sekali lagi. Masak sih SP larinya cuma segini? Padahal topspeednya dulu pernah tembusirnya 125km/jam (di speedometer) dalam kondisi fit dan memakai knalpot yoshimura. Akhirnya saya kembali membetot gas SP sampai mentok. Walhasil speedo pun menunjuk angka 105km/jam. Yaa lumayanlah untuk kondisi ban kempes + rantai kendor (rantai kendor dapat mengurangi power yang disalurkan dari mesin ke ban belakang hingga 10%). Hm… Lalu berapakah yang terbaca di handphone??? Yak. Ternyata 91km/jam!

Dari sini dapat disimpulkan bahwa speedometer motor ternyata ‘nyeleweng’ dibandingkan data sebenarnya. Untuk kali ini adalah contoh kasus pada Shogun SP saya. Lain kali saya akan menguji coba motor-motor lain juga. Sekian, semoga bermanfaat~

Silahkan berkomentarrrr~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s