Motogp Jerez 2012, Ada Taktik Terselubung. Mungkinkah?

Baru beberapa jam yang lalu gelaran Motogp seri kedua selesai. Sirkuit Jerez, Spanyol menjadi saksi adu cepat para rider nomer wahid. Balapan kali ini menyuguhkan aksi saling salip yang cukup eye-catching, namun tidak seradak-seruduk layaknya pengantin baru tahun lalu.

Untuk kali ini saya tidak akan membahas balapan secara keseluruhan, melainkan hanya terfokus pada leading group alias pembalap-pembalap di posisi depan yang diiisi oleh Stoner, Lorenzo, Pedrosa, Crutchclow, dan Dovisiozo.

Jika diperhatikan baik-baik, pembalap di leading group berasal dari 2 pabrikan. Stoner dan Pedrosa dari Honda, sedangkan Lorenzo, Crutchclow dan Dovisiozo berasal dari Yamaha. Lalu, ada apakah gerangan?

Jika anda menonton balapannya, maka tentu saja anda tahu bahwa Stoner ada di posisi terdepan diikuti oleh Lorenzo, lalu untuk perebutan posisi ketiga ada Pedrosa, Crutchclow dan Dovisiozo (Sebenarnya Hayden pun sempat memperebutkan posisi ketiga, namun di pertengahan balapan motornya tampak bermasalah). Dari komposisi ini, bisa kita lihat bahwa posisinya:
1.Honda (Stoner)
2.Yamaha (Lorenzo)
3.Honda (Pedrosa)
4+5.Yamaha (Crutchclow + Dovi)

Crutchclow, Pedrosa, dan Dovi awalnya sempat saling mengovertake satu sama lain, namun akhirnya Pedrosa berhasil melesat ke depan. Sementara Stoner sempat memimpin jauh di depan dan meninggalkan Lorenzo dengan gap sekitar 2detik. Namun di fase akhir balapan, gap antara Stoner dan Lorenzo semakin mendekat. Malah Lorenzo sempat hampir mengovertake Stoner namun gagal. Anehnya, setelah ditempel begitu ketat, di lap terakhir Stoner justru dengan mudahnya langsung meninggalkan Lorenzo. Lalu gap antara Stoner-Lorenzo mendadak bertambah dan justru gap antara Lorenzo-Pedrosa berkurang.

Lantas, apakah yang aneh?

Bicara soal performa tunggangan masing-masing rider di leading group, tentu saja Pedrosa dan Stoner diuntungkan karena menunggangi mesin RCV milik Honda yang powerfull di trek lurus. Sedangkan Lorenzo, Crutchclow dan Dovi agak kurang beruntung, meskipun sasis M1 milik Yamaha sebenarnya cukup bagus untuk bermanuver. Jadi, secara teori seharusnya Stoner dapat dengan mudah meninggalkan Lorenzo sejak awal! Tapi Stoner justru melambat dan ditempel oleh Lorenzo. Mungkin, disini adalah taktik Honda untuk memblok Lorenzo dan menahannya sampai Pedrosa bisa menempel ke depan! Sayangnya, Yamaha lewat duo Crutchclow dan Dovi sukses membuat repot Pedrosa hingga ia kehilangan banyak waktu untuk mengejar Lorenzo. Andaikata taktik ini berhasil, tentu saja Pedrosa akan mampu melesat ke depan dan Lorenzo akan dijepit oleh duo Honda (Stoner-Pedrosa). Kemudian bukanlah mustahil bagi Pedrosa untuk mengovertake Lorenzo di trek lurus menjelang garis finish! Dan jadilah podium 1-2 untuk Honda. Ehehe~ Sayangnya kenyataan tidak demikian.

Sekian sedikit pendapat dari saya, (postingan ini hanya sekedar hasil analisis pribadi yang saya dapatkan, tidak ada maksud untuk menyinggung pohak manapun)
Semoga bermanfaat~

Silahkan berkomentarrrr~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s