Ugal-ugalan | Sebuah Arogansi atau Memang Dikejar Waktu?

Kisah ini terjadi beberap tahun lalu. Kala itu saya masih berstatus sebagai siswa di salah satu SMA biasa di daerah Pasarminggu, dan saya setiap hari wajib pulang pergi Bojonggede-Pasarminggu dikarenakan rumah saya memang di Bojonggede. Dan sore itu sepulang sekolah, seorang teman yang juga berdomisili di Bojonggede menawarkan tumpangan gratis. Wih… Enak tho? Enak lah… Wong gratis :b Tetapi dia harus cepat-cepat sampai rumah karena ada urusan, jadi saya wajib hadir di parkiran sekolah tak lama setelah bel tanda pulang berdentang.

Singkat cerita. Kami pun meluncur cepat dari sekolah. Meskipun hanya menaiki Karisma X 125, namun nyali dan skill teman saya yang satu ini patut diacungi jempol. Meskipun sejujurnya saya tidak enak hati dengan pengguna jalan lain karena manuver kami cukup selebor. Bettt~Bettt… Dalam waktu singkat keramaian Pasarminggu berhasil diatasi. Kami terus melaju tanpa kendala berarti. Hingga suatu insiden terjadi… Tanpa diduga ketika hendak melakukan manuver, sekelebat spakbor depan muncul di samping kanan saya, sepertinya hendak memotong jalur kami. Ketika saya tengok kanan, tampaklah sesosok motor trail dan bikers berwajah sangar berpakaian khas aparat. Saya pun refleks menepuk punggung teman saya, untuk sekedar mengingatkan agar lebih hati2. Namun teman saya tidak merespon dan melanjutkan manuver. Alhasil, pengendara terrsebut tertutup jalurnya dan terpaksa menguntit di belakang kami.

Lengkingan khas motor trail 2 tak terus terdengar dari arah belakang. Semakin mendekat dan semakin mendekat. Aksi seru pun terjadi. Kami bermanuver di sebelah kanan jalan sedangkan si biker trail di kiri. Saya pun berdoa di dalam hati agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Sementara teman saya mulai meningkatkan tempo. Dan bettt~ bettt!… Si pengendara trail pun hilang tertinggal di tengah keramaian.

Suasan menjadi tenang untuk sesaat. Namun tak lama kemudian lengkingan motor trail yang tadi terdengar kembali. Di tambah lagi suasana jalan yang cenderung menjadi agak kosong di daerah Tanjung Barat. Wah… Gawat nih. Dan benar saja. Si penngendara trail pun berhasil mengejar kami di trek lurus. Dan yang membuat saya terkejut. Kami dipaksa  berhenti…

“Maksud kamu apa kebut2an?!” rupanya si pengendara trail murka.
“…” teman saya hanya terdiam.
“#-!*#!@/&8%’?%@!!!!!” si pengendara trail meracau kasar.
“…” saya juga terdiam.
“-#*1*#7#/#6@*1!!!!” rupanya si pengendara trail birahi emosi berat.

Untunglah situasi tersebut tidak berlangsung terlalu lama. Bapak pengendara trail pun menggeber kami dan berlalu. Fyuuuh… Lalu sejenak teman saya menoleh ke arah saya sembari membuka helm.
“Ngomong apa die tadi?…”

Aseeeeeemmm… Rupanya teman saya yang satu ini kupingnya di sumpel pake headset… –” walaaahh… Padahal tadi saya birahi dagdigdug setengah mampus. Eeehh… Die malah nyumpel kupingnye pake headset… –”

Singkat cerita kami pun melanjutkan perjalanan ke Bojonggede…

++

Dari cerita di atas. Ada perbedaan antara teman saya dan si pengendara trail. Yang satu ngebut karena ada urusan darurot. Sedangkan yang satunya ngebut karena alasan yang tidak jelas. Arogansi kah??? Entah… Buru2 karena ada panggilan darurat kah??? Bisa jadi, tapi kok sempet2nya nyetop dan ngamuk ke 2 orang pelajar SMA? Hayo…

In my opinion… Ngebut sih boleh. Asal ada alasannya. Jangan pake emosi juga. Terus kalo ada apa2 tanggung sendiri akibatnya. Dan jangan lupa baca doa sebelum berkendara. Hm… Okelah. Sekian posting dari saya kali ini, ambil hikmahnya dan buang negatifnya.. Semoga bermanfaat~

6 pemikiran pada “Ugal-ugalan | Sebuah Arogansi atau Memang Dikejar Waktu?

    • maaf kalo terdengar aneh om — tapi masa iya kalo ada urusan mendadak (contoh kebelet bab) kita masih mesti jalan dengan kecepatan normal? — sepupu ane pernah lho bab di jok motor karena kebelet dan dia orangnya takut ngebut

Silahkan berkomentarrrr~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s