Musik & Berkendara

Pernahkah anda berkendara sambil mendengarkan musik? Volumenya jangan keras-keras! Nanti ada yang manggil nggak denger :b ehehe… Ya, bahaya memang kalo volume musik yang anda dengarkan selama berkendara terlalu keras, sebab bisa menimbulkan malapetaka. Tapi bukan itu yang sebenarnya saya ingin bahas lewat postingan kali ini.

Musik erat hubungannya dengan emosi seseorang. Contohnya saja jika anda baru putus dari kekasih, lalu secara nggak sengaja di radio diputar lagu galau yang sangat ngena di hati, apa yang terjadi? Pasti sedih kan coy? Iye, sedih banget, sampe nyari bantal buat nutupin muka yang mewek :b ehehe. Lalu jika anda mendengarkan lagu akustik semacam D*papepe #jangannyebutmerk sambil menikmati secangkir teh lemon di tengah hembusan lembut hawa sejuk pagi hari, apa yang anda rasakan? Damai kan? Iye, apalagi hari Minggu, beuh… mantab dah~

Next, bagaimana efek musik bagi orang yang sedang berkendara? Yep, sebelum dijawab mari kita ambil contoh. Misalkan anda  iseng membuka pintu mobil orang di tengah kemacetan #contoh #jangandiperagakan bisa ditebak kemungkinan besar si pengemudi dan penumpang di dalamnya sedang mendengarkan musik. Nah, disini efek pertama dari mendengarkan musik disaat berkendara adalah menenangkan sekaligus menghilangkan kejenuhan. Bayangkan saja jika anda berada di dalam mobil yang terjebak macet dan di dalamnya steril dari hingar bingar, niscaya anda akan bosan atau tertidur.

Tampak temen ane sedang mencat-mecet tab nya, kayanya lagi sibuk nyari lagu yang enak buat di dengerin :b

 

Point berikutnya, berkaca dari pengalaman teman saya yang namanya disamarkan #kayaterorisaje menurutnya mendengarkan musik di saat berkendara dapat memacu adrenalin, dalam kasus ini musik rock atau yang berirama menghentaklah yang menjadi biang keladinya. Yep, teman saya merasa lebih percaya diri ketika terpaksa bermanuver secara sruntulan di jalanan karena diburu waktu. Menurut saya ini ada benarnya, karena saya pernah mencoba #yahketauan. Memang rasanya lebih asoy ketimbang sekedar mendengarkan raungan knalpot. Dan setiap melodi yang bergema ditelinga seolah seirama dengan hentakan tunggangan yang meliuk ke kanan dan ke kiri #janganditirukecualidarurat

Dan yang terakhir ingat! Sebenarnya sangat tidak disarankan berkendara dengan penyumpel kuping (headset, headphone, speaker, dsb) yang mengakibatkan suara dari sekitar sama sekali tak terdengar. Kalo mau sih volume-nya jangan keras-keras. Kalo duit ente jatoh di tengah jalan sedangkan kuping ente disumpel pake headset gimane? Rugi bandar kan? –, O iye satu lagi, buat yang beragama islam, kalo lagi adzan copot dulu tuh penyumpel kuping, niscaya suara adzan lebih merdu dibanding musik apapun yang ente dengar😀

Sekian dulu posting dari saya kali ini, mohon maaf jika ada salah, semoga bermanfaat~

8 pemikiran pada “Musik & Berkendara

  1. iya sob adrenalin naik, apalagi lagu yg disetel lagu ajeb ajeb, bawa kendaraan jadi makin fokus, waspada, dan menguasai keadaan jalan (pengalaman pribadi). dan ane setuju point terakhir

  2. Kalo naik motor dengan helm, suaranya kan nggak kedap kayak di mobil. Pasti mau nggak-mau setel suara musiknya keras banget biar kedengeran. Nah, kayak gini bisa bikin tinnitus loh, Van. Lama-lama jadi tuli..

Silahkan berkomentarrrr~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s