Re-set “Center of Gravity” Motor Setelah Pasang Box

Pemirsa, box montor sekarang sudah banyak dipakai oleh berbagai kalangan. Bukan cuma anak klub yang doyan touring aja yang montornya dipakein box. Ibu-ibu ke pasar naik matic pun sekarang montornya pake box, biar bisa ngangkut belanjaan banyak katanya…

 

image

Di sisi lain, ada hal yang kadang tidak disadari oleh pengendara montor setelah montornya dipakein box. Yaitu berubahnya letak titik pusat massa atau bahasa kerennya Center of Gravity. Titik  pusat massa montor yang pake box akan bergeser ke belakang akibat adanya tambahan beban di bagian belakang motor. Mungkin tidak terasa saat ente melaju di trek lurus, efek akibat pergeseran titik pusat massa ini baru terasa saat ente menikung.

Dari pengalaman ane sendiri, box ukuran 26 liter dalam keadaan kosong pun cukup membuat  seekor NMP jadi kurang stabil saat melahap tikungan. Traksi ban depan terasa minim. Beda banget dibanding saat sebelum pake box. Kalo mau mereng-mereng jadi agak ragu.

image

Solusi untuk meminimalisir efek perubahan titik pusat massa di montor ente adalah dengan mengatur ulang titik pusat massanya. Yang pada prakteknya bisa dilakuken dengan penambahan bobot di bagian depan montor. Sehingga titik pusat massa montor ente akan bergeser kembali ke depan (mungkin nggak ke posisi semula, tapi cukup ngebantu). Gimana caranya nambah bobot di bagian depan montor? Gampang, ente bisa pasang engine guard. Kalo masih kurang nampol juga coba turunken ketinggian shock depan +- 1-5 cm. Bisa juga sedikit dibantu dengan penambahan hand guard, windshield, dsb. Atau mungkin ada diantara pemirsa yang punya cara lain? Silahken di share via kolom komentarrrrrr. Okelah kalo begitu, sekian post kali ini, semoga bermanfaat~

14 pemikiran pada “Re-set “Center of Gravity” Motor Setelah Pasang Box

  1. Sebaiknya kalau pasang box lihat-lihat bentuk box dan bracketnya cocok atau tidak dengan motornya bukan cuma secara estetis tapi juga secara teknis…:-)

  2. pasang pemberat di bagian bawah crankcase, berat pemberat disesuaikan dengan berat beban box, bracket plus muatan

Silahkan berkomentarrrr~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s