Reuni Kecil-Kecilan, Ngepot Bersama di Selatan Jawa, dan Nguntit Moge 4 silinder.

Saat liburan kemarin ane menyempatkan diri untuk riding bersama 2 orang rekan, yang kalo nggak libur nggak bisa kumpul. Mereka adalah Alehandro dan Mr K. Alehandro seperti biasa membawa CBR 250 tunggangannya, sedangkan Mr K membawa Yamaha R25. Sebenarnya bisa saja acara riding bareng ini lebih rame, karena kami juga turut mengajak beberapa rekan penunggang Supra X 125, Ninja 250 Fi (ijang), CBSF (fernando), dan CBR 150 lokal untuk turut serta. Sayangnya pada hari H hanya 3 mahluk saja yang memberikan lampu hijau untuk take off.

nmp bersama kedua rekannya. meski kalah power namun jelas menang irit :b

nmp bersama kedua rekannya. meski kalah power namun jelas menang irit :b

Singkat cerita, kami menuju sebuah lokasi wisata yang asyik deh pokoknya. Perjalanan menuju kesana memakan waktu 5-6 jam dari kediaman Mr K. Dan sekitar radius +-40 km dari tujuan, ane mengambil alih posisi terdepan karena sebelumnya cuma ane yang pernah lewat jalan ini. Sayangnya ane juga bukan seorang pemandu jalan yang baik, Mr K dan Alehandro komplain karena ane beberapa kali telat ngasih isyarat ada lubang :v maap yak

Jalanan yang kami lalui dihiasi lubang dan banyak kerikil, Saat menghindari lubang-lubang tersebut, tak jarang terdengar bunyi srattt… srottt… srattt… srotttt… suara ban belakang yang ngeskid alias ngepot bersahut-sahutan. CBR 250 ABS Alehandro jelas adalah yang paling minim mengalami skid, konon yang paling parah adalah Mr K. IRC Road Winner OEM R25-nya nggak banyak menolong. Sedangkan NMP ane meski pake Michelin Pilot Street yaa… ngepot juga :b Dalam perjalanan pulang pun kejadian tadi terulang kembali. Srattt… srottt… Untungnya kami bertiga tidak mengalami insiden serius akibat ngeskid berkali-kali.

Saat perjalanan pulang mulai memasuki area perkotaan, kami juga sempat berjejer di barisan depan di sebuah lampu merah. Begitu lampu berubah hijau, Alehandro langsung ngacir. Diikuti oleh Mr K dan ane di belakangnya. Nggak pake lama, Mr K berhasil  mengejar Alehandro. Power Yamaha R25 feat Leovince Cobra-nya memang nggak bohong deh. Ngacir tenannnn…  Begitu lalu lintas mulai ramai kami pun mengurangi ritme riding agar tidak mengganggu lebih banyak pengguna jalan lain. Uniknya, begitu menurunkan kecepatan, ada beberapa motor yang menyalip kami dan urung menurunkan kecepatan. Wah ternyata aksi kami bertiga selepas lampu merah cukup mengundang banyak tamu di belakang. Maaf yaa bapak-bapak ibu-ibu kalo terganggu kenyamanannya… Suara knalpot 2 motor rekan saya ini memang menteror kenyamanan berlalu lintas –”

Baru saja menurunkan ritme, eh ndilalah tiba-tiba lewat seekor moge mengovertake kami dengan kecepatan cukup tinggi, dari suaranya saja dapat ditebak bahwa mesinnya memiliki 4 silinder. Sepertinya sih ZX-636 atau… ah entahlah. Hanya sekelebat saja ane melihatnya. Sesaat kemudian tanpa dikomando baik Alehandro maupun Mr K langsung membetot gas. Nggak mau ketinggalan rombongan. Ane pun terpaksa ikutan membetot gas. Lalu lintas yang ramai lancar menguntungkan bagi ane namun menyulitkan bagi Alehandro dan Mr K. Ane mencoba mengambil sisi jalan yang lebih lengang di sebelah kanan sedangkan Alehandro mengambil sisi jalan yang greget di sebelah kiri. Sementara itu Mr K sepertinya agak malu-malu dalam bermanuver, wajar, karena Mr K adalah seorang rider yang sangat menjunjung tinggi safety riding. Riding gearnya pun paling lengkap diantara kami bertiga :b  Ane sempat melihat ke kiri dan Alehandro nampak sejajar dengan ane. Jarang-jarang nih NMP ngimbangin CBR 250 :’) sayangnya begitu keadaan lalu lintas mulai sepi, ane kembali tertinggal (jauh) :’v padahal udah gantung rpm sedemikian rupa supaya nggak ketinggalan. Nasib pake motor 150cc sendiri, kapan yaa bisa ikutan naek kelas ke 250cc #ngarep.

Di saat yang sama, ane mesti belok kiri karena untuk balik ke kota kembang. Sedangkan Alehandro dan Mr K melanjutkan perjalanannya kembali ke kediaman masing-masing. Tampaknya mereka berdua masih begitu khusyuk menguntit, hingga pas ane klakson pun nggak dibales. Sial tenan… -_- Yowis pemirsa. Berakhirlah perjalanan ane hari itu. Perjalanan seru yang diakhiri dengan sedikit olahraga adrenalin, sekian post kali ini dan sampai berjumpa di lain kesempatan!

 

 

6 pemikiran pada “Reuni Kecil-Kecilan, Ngepot Bersama di Selatan Jawa, dan Nguntit Moge 4 silinder.

Silahkan berkomentarrrr~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s